Zinedine Zidane, pelatih Real Madrid (sumber: Sky Sport).

Real Madrid berhasil unggul dua poin atas Barcelona, tapi bagi Zidane perjuangan mereka masih panjang, karena LaLiga belum berakhir.

Real Madrid berhasil mencuri tiga poin setelah menang 1-0 atas tim juru kunci Espanyol. Sehingga El Real berhasil membukukan 71 poin dan memuncaki klasemen sementara LaLiga, sedangkan Barcelona dengan 69 poin berada di peringkat ke-2.

Melihat konsistensi tim asuhan Zinedine Zidane yang berlawanan dengan anak didik Quique Setien tersebut, banyak yang memprediksi Real Madrid akan mengalahkan rival abadinya, Barcelona, dan membawa pulang gela LaLiga musim ini.

Tapi bagi Zidane, memenangkan lima pertandingan beruntun bukan berarti bisa menyapu bersih semua sisa pertandingan musim ini.

“Berusaha untuk memenangkan pertandingan demi pertandingan bukan lah hal yang mudah,” ungkap Zinedine Zidane dikutip dari Marca.

Pelatih asal Prancis ini mencontohkan pertandingan yang baru saja usai melawan Espanyol, yang merupakan tim juru kunci di klasemen sementara.

“Kalian bisa melihat, sangat sulit untuk menang melawan tim terbawah,” keluhnya.

Pelatih 49 tahun ini juga mengatakan dalam setiap pertandingan akan tim satu dengan tim lainnya akan menemui sesuatu hal yang berbeda. Sehingga tidak semua hal bisa diprediksi, termasuk kemenangan.

Begitu juga dengan keunggulan poin Real Madrid yang selisih dua poin lebih banyak dari Barcelona, bukan berarti El Real sudah pasti menjadi pemenang dan meraih gelar juara LaLiga musim ini.

“Saya tidak melihat, kami telah memenangkan LaLiga. Gelar juara akan diputuskan di dalam pertandingan terakhir musim ini,” tuturnya.

Diketahui, dalam pertandingan melawan Espanyol, gol tunggal Real Madrid diciptakan oleh Casemiro dari hasil kerjasamanya dengan Karim Benzema.