Shin Tae-yong. (FOTO: Tribunnews)

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengatakan akan segera kembali ke Tanah Air dan kembali menangani Skuat Garuda pada bulan Juli mendatang. Ucapan ini sekaligus menjawab polemik yang terjadi antara PSSI dan pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Polemik antara Shin Tae-yong dan PSSI mengemuka setelah sebelumnya Shin sempat mengeluhkan keputusan PSSI pada media Korea Selatan dan PSSI dengan sejumlah jajajrannya beraksi keras dengan ucapan Shin,

Namun masalah ini nampaknya selesai dengan damai setelah Ketum PSSI Mochamad Iriawan dan Sin Tae-yong melakukan pembicaraan virtual kemarin. Menurut Iwan Bule, sapaan akrab Ketum PSSI, ada komunikasi yang tersumbat antara PSSI dan Tae-yong.

Shin sendiri mengaku senang dengan klarifikasi PSSI apalagi telah menganggapnya sebagai adik.

“Memang benar saya sudah berbicara layaknya sahabat dengan presiden Iriawan (Ketum PSSI) dalam suasana yang penuh persahabatan. Saya juga bilang terima kasih sudah menganggap saya sebagai adik,” kata Tae-yong dilasir dari Goal.

Wacana program latihan di Korea Selatan juga sepertinya akan berubah usai masalah ini sempat jadi polemik, karena PSSI menolak permintaan Shin Tae-yong yang sempat memboyong Timnas Indonesia U-19 latihan di Korea Selatan.

“Kami akan mengajukan perubahan dalam program latihan, karena kami harus hati-hati dalam menjalaninya. Perubahan itu termasuk bagaimana berlatih di Korea. Saya memutuskan untuk datang ke Jakarta pada bulan Juli sesuai dengan permintaannya (Ketum PSSI),” ujarnya lagi.

Iwan Bule juga menegaskan bahwa Shin Tae-yong akan tetap melatih timnas Indonesia sesuai kesepakatan awal yaitu melatih timnas senior, U23, dan U19.

“Sudah disepakati bahwa apa yang kemarin menjadi polemik, Shin Tae-yong sudah melupakannya,” ujar Ketum PSSI, Iwan Bule.

Lewat akun Twitternya, Iwan Bule juga menuliskan bahwa sepak bola Indonesia saat ini membutuhkan masukan serta sentuhan dari Shin Tae-yong atas pengalaman yang telah ia jalani.

 “Para pencinta sepak bola Indonesia sangat menyayangi Shin, sebagai pelatih dengan rekam jejak excelent dari sesama negara Asia yang punya tekad kuat memajukan sepak bola Indonesia,” tulis Iwan Bule di sosial medianya.

Shin Tae-yong bersama empat stafnya masih berada di Korea Selatan  sejak 3 April 2020 karena situasi pandemi Covid-19 di Indonesia terus meningkat.