Manchester United, Paul Pogba.

Legenda Manchester United, Roy Keane, menaruh keyakinan bahwa Paul Pogba bisa membantu tim dalam memperebutkan gelar juara, hanya saja jika dia berhasil menemukan konsistensi dalam permainannya.

Pogba dianggap belum memenuhi harapan dari publik Old Trafford sejak ia didatangkan kembali dari Juventus pada musim panas tahun 2016 silam.

Sang gelandang tim nasional Prancis menjelma sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia, dikejar oleh klub-klub top Eropa, setelah berkembang dengan pesat di Turin, dengan berhasil membantu I Bianconeri merengkuh empat gelar juara Serie A.

Namun, terlepas dari keberhasilan mengantarkan timnas Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018, Pogba tetap dianggap belum memberikan kontribusi yang berarti bagi Manchester United, yang makin terjerembab saat masih berada di tangan Jose Mourinho.

Kini, ada harapan bersama Ole Gunnar Solskjaer, dan Pogba diharapkan bisa menjadi salah satu pilar utama dalam kebangkitan Si Setan Merah, dan dia mendapatkan dukungan dari mantan kapten United, Roy Keane.

“Pastinya, Pogba menerima banyak kritikan karena dia sangat bertalenta. Jika Anda tidak tampil dengan baik pada setiap pekan, maka orang-orang akan mulai mengkritisi Anda. Saya selalu mengatakan bahwa itu sebenarnya pujian,” kata Keane kepada Irish Independent.

Menurut Keane, orang-orang peduli dengan penampilan Pogba, karena sang gelandang berusia 27 tahun itu diharapkan untuk menjadi pemain besar, dan memiliki kapabilitas untuk itu.

“Kunci utama yang penting bagi Pogba, jika dia mau menjadi seorang pemain penting bagi Manchester United, maka dia harus ingat pada konsistensi. Tidak bagus untuk tidak memperlihatkan momen magis pada setiap dua atau tiga pekan sekali,” kata Keane.

“Saya kira rasa bisa meningkatkan kualitasnya, sebab dia pernah melakukannya. Namun untuk tampil secara konsisten, dia akan membawa Man United memperebutkan titel. Saya sangat yakin kepadanya. Menurut saya, dia adalah bocah bertalenta.”

Musim ini, Paul Pogba hanya mampu bermain pada 11 pertandingan di semua ajang, karena diganggu oleh masalah cedera, namun ia sudah bermain pada tiga laga terakhir yang dimainkan oleh United sejak lockdown karena sudah pulih.