Skuat Chelsea.

Roda akan selalu berputar, begitu juga posisi sebuah klub di Liga Inggris dalam satu dekade terakhir.

Seperti yang terjadi pada Liverpool dan Chelsea, kedua tim sempat saling jegal dimusim 2013-2014. Namun di musim ini Chelsea punya peran baru, sebagai pemulus Liverpool menjadi juara setelah puasa gelar Liga Inggris 30 tahun lamanya.

Chelsea bisa saja membuat Liverpool merayakan juara tanpa bertanding di Jumat (25/06/20) dini hari WIB, jika berhasil mengalahkan atau minimal meraih hasil imbang saat menghadapi Manchester City di pertandingan pekan ke-31 yang digelar di Stadion Stamford Bridge.

Sebab dengan begitu sisa tujuh pertandingan tidak akan membuat The Citizen menyalip Liverpool.

Kondisinya sebelum pertandingan pada Kamis (25/06/20), Liverpool (86 poin) unggul 23 angka di peringkat pertama dari Manchester City (63 angka) di posisi kedua.

Chelsea bisa gagal membantu The Reds jika menelan kekalahan di kandang di laga ini. Sebab Manchester City akan memangkas selisih poin menjadi 20 angka.

Meskipun Chelsea kalah, peluang besar bagi Liverpool juga masih besar. Sebab di pekan ke-32, skuad asuhan Jurgen Klopp bisa mengunci gelar dengan cukup bermain imbang di markas Manchester City di 3 Juli 2020.

Namun jika kalah, mereka harus menunggu laga pekan ke-33 untuk mengusahakan meraih gelar juara.

Namun semua ini akan berjalan menarik jika Chelsea mampu menekuk Manchester Biru di pertandingan pekan ke-31.

Klub yang semula sempat membantu Manchester City juara dengan mengganjal Liverpool di musim 2013-2014, kini kondisinya sebaliknya.

Sebab di musim 2013-2014 itu, Liverpool memuncaki klasemen dari pekan ke-31 mengkudeta posisi Manchester City hingga pekan ke-36. Gara-garanya tentu saja Chelsea yang mengalahkan skuad yang kala itu dilatih Brendan Rogers dengan skor 2-0 di Stadion Anfield.

Hal ini cukup diingat juga karena insiden Steven Gerrard yang terpeleset di pertandingan tersebut. Sehingga momen terpeleset itu viral, dan menjadi olok-olok kegagalan Liverpool saat itu

Adapun Manchester City bisa menyalip Liverpool karena kekalahan tersebut. Hingga akhirnya Manchester City (86 poin) berhasil menjadi juara dengan selisih dua angka dari Liverpool (84 poin) di peringkat kedua.

Bendera Putih Pep Guardiola

Namun kondisi saat ini tidak sangat kecil kemungkinan Liverpool terpeleset seperti di 2013-2014. Hal itu hanya terjadi jika Liverpool kalah  beruntun dan Manchester City selalu menang dalam tujuh pertandingan tersisa.

Dilansir dari BBC, Pelatih Manchester City yakni Pep Guardiola pun sudah mengangkat bendera putih untuk persaingan meraih gelar. Dia menyatakan gelar juara sudah menjadi milik klub pujaan Liverpudlian.

“Liverpool sudah jadi juara Liga Inggris. Hanya masalah waktu saja, pekan ini, pekan depan, atau dua pekan lagi melihat mereka mengangkat trofi,” ungkap Pep Guardiola.

Bahkan mantan juru taktik Barcelona ini memuji penampilan ciamik Liverpool sepanjang musim di Liga Inggris. Dia mengakui Sadio Mane dan kolega sulit untuk dikejar dalam hal perolehan poin.

“Mereka bisa membuat jarak perbedaan poin yang begitu jauh dengan tim lain. Mereka luar biasa,” puji Pep Guardiola.