Logo PSS Sleman. (FOTO: Indosport)

Pelatih kiper PSS Sleman, Listianto Raharjo, memberikan kepercayaan penuh terhadap keempat anak didiknya, dalam hal latihan mandiri.

Sejak kompetisi Liga 1 2020 ditangguhkan pada bulan Maret lalu, karena pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, semua klub meliburkan seluruh pemainnya.

Tapi walaupun diliburkan, para pemain wajib menjalankan latihan mandiri sesuai dengan program yang diberikan dan tetap dalam pengawasan para pelatih masing-masing.

Tapi pelatih kiper PSS Sleman, Listianto Raharjo, memberikan kepercayaan penuh terhadap keempat kipernya dalam menjalankan latihan mandiri.

“Kalau saya memberikan kebebasan pada kiper PSS Sleman dalam hal latihan. Yang terpenting mereka harus menjaga diri dan kondisinya sendiri selama latihan mandiri,” ungkap Listianto Raharjo dikutip dari Indosport.

Bagi mantan kiper Timnas Indonesia ini, aura latihan mandiri dan latihan bersama dengan tim tetap berbeda. Tapi pria yang akrab disapa Bejo tersebut tetap memberikan arahan pada para kiper PSS.

“Saya selalu memberikan arahan, misalnya endurance bisa dengan jogging, kemudian untuk strenght mereka bisa lakukan di gym,” tuturnya.

Selain memberikan arahan pada anak didiknya, pelatih kiper PSS ini juga selalu memberikan program latihan secara terukur.

“Program latihan saya selalu terukur, dan saya selalu memiliki catatan untuk keempat kiper pada saat latihan,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kompetisi Liga 1 2020, PSS Sleman mendaftarkan empat kiper, yaitu Ega Rizky Permana, Hendra Mole, Alek Sander, dan Dimas Fani Firmansyah.

Sebelum kompetisi dihentikan dan latihan diliburkan, keempat kiper PSS Sleman tersebut sudah menunjukan peningkatan dalam sesi latihan.

Tapi sayangnya mereka baru mendapatkan kesempatan untuk bertanding di Liga 1 musim ini sebanyak tiga kali.