Nur Alim saat bermain untuk Timnas Indonesia (Getty Images)

Bek tengah Persija Jakarta, Maman Abdurrahman mengakui bahwa dirinya punya idola yang mampu menginspirasinya dalam bermain sepak bola.

Maman menyebut, dirinya sangat mengidolakan sosok palang pintu legenda Tim Nasional Indonesia dan Persija Jakarta, Nur Alim.

Maman tak ragu menyebut Nur Alim sebagai pemain idolanya. Pasalnya, sepanjang berkarier di lapangan hijau,ia merupakan bek yang tangguh dan disiplin di lini belakang.

“Tentunya banyak pemain lokal bagus di lini belakang. Namun saya sudah sejak lama mengidolakan legenda hidup Persija, Nur Alim,” ujar Maman dikutip dari laman Persija.

“Sebagai pemain belakang, Nur Alim, punya postur tubuh dan ketenangan yang bagus,” tambahnya.

Tidak hanya itu, kata Maman, Nur Alim juga piawai membaca permainan lawan.

Dan faktor lainnya menurut Maman, memiliki kemampuan mengomandoi teman-temannya untuk tampil solid menjaga pertahanan dari serangan lawan.

Maman pun tak ragu mengatakan bahwa dirinya sering belajar dari pemain yang mengantar Persija juara Liga Indonesia 2001 itu.

Bahkan beberapa kali kesempatan, Maman juga sering mendapatkan wejangan langsung dari sang legenda.

Jika Nur Alim adalah idola Maman versi lokal, peman berusia 38 tahun itu juga mengidolai bek-bek asal Italia.

Pemain terbaik Liga Indonesia di 2006 ini sangat mengidolai bek asal Italia di era 2000-an.

Ia mengaku sangat mengidolakan bek Italia seperti Alessandro Nesta, Fabio Cannavaro maupun Paolo Maldini.

Berkat para idolanya itu, kata Maman, dirinya mempunyai pegangan untuk menjadi seorang pemain belakang yang baik.

Terbukti, meski sudah memasuki usia senja sebagai pesepak bola profesional, Maman masih kerap dipercaya mengawal lini belakang tim sekelas Persija.

Ia pun berhasil membawa Persija menjuaraio Liga 1 pada tahun 2018 lalu.