Otavio Dutra. (FOTO: Media Persija)

Otavio Dutra merupakan bek tengah yang rajin membantu serangan, utamanya saat momen bola mati.

Dutra sering jadi penyelamat timnya dari kebobolan sebagai tugas pokok seorang bek, tapi ia juga mampu membantu tim dengan mencetak gol penting.

Contohnya, saat debut bersama Persija, Dutra mampu mencetak satu gol dalam laga melawan Bhayangkara FC (14/03/2020).

Dutra memang salah satu bek di Liga 1 yang kerap mencetak gol melalui sundulan kepala memanfaatkan postur jangkungnya.

Seperti pemain sepak bola pada umumnya, pemain bertinggi 190 centimeter ini memiliki sosok inspirasi yang membantu dirinya mengembangkan gaya permainan.

Dutra yang kini berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) itu pun mengidolakan gaya bermain mantan bek Timnas Brasil dan Inter Milan, Lucio, sebagai panutannya.

“Di Brasil saya sangat menyukai Lucio. Sudah bukan rahasia lagi sudah banyak gelar yang ia raih termasuk juara Piala Dunia 2002 lalu.”

“Ia dapat membaca permainan, mengamankan gawang dari kebobolan dan juga mencetak gol,” ujar Dutra dikutip dari laman Persija, Kamis (25/06/2020).

Dutra dan Lucio memiliki kesamaan visi bermain. Mereka berdua sama-sama berpostur jangkung, dan juga mumpuni dalam mencetak gol dari sundulan maupun sepakan keras.

Dutra pun tak salah menjadikan Lucio sebagai inspirasi. Selain menjadi bek andal, Lucio dianggap sebagai salah satu bek asal Brasil yang kariernya sangat sukses di Eropa.

Di Bundesliga Jerman, Lucio berhasil meraih tiga gelar bersama Bayern Munchen.

Adapun bersama klub Serie A Italia, Inter Milan, Lucio sukses meraih satu gelar liga dan satu gelar Liga Champions Eropa.

Di level tim nasional, Lucio berhasil membawa Brasil merengkuh trofi Piala Dunia 2002.

Sementara terkait Dutra, pemain berusia 36 tahun itu juga tergolong sukses berkarier di Tanah Air.

Dutra selalu bermain di klub-klub besar Indonesia seperti Persipura, Persebaya, dan Bhayangkara FC.

Saat ini, Otavio Dutra bermain untuk klub ibu kota, Persija Jakarta. Dutra dikontrak Macan Kemayoran dengan durasi dua musim atau hingga tahun 2021.