Liverpool vs Man City

Sebagai bentuk penghormatan atas keberhasilan Liverpool raih gelar juara Liga Inggris 2019-20, pelatih Manchester City Pep Guardiola bakal meminta timnya melakukan guard of honour atau tepuk tangan penghormatan untuk The Reds.

Penghargaan guard of honours bakal dilakukan Manchester City saat menjamu Liverpool pada lanjutan Liga Inggris pekan ke-32 yang akan berlangsung di markas The Citizens di Stadion Etihad, Kamis (02/07/20) waktu setempat atau Jumat waktu Indonesia.

“Tentu saja kami akan memberikan guard of honour. Kami akan menyambut Liverpool saat tiba di kandang kami dengan cara luar biasa. Kami melakukannya sebab mereka pantas memperoleh itu (guard of honours),” ujar Guardiola seperti dilansir dari Reuters.

Tradisi guard of honour memang biasa diberikan kepada tim juara Liga Inggris dari para tim lainnya, khususnya kepada tim yang berhasil menjuarai gelar bergengsi ini meski kompetisi belum berakhir.

Manchester City adalah pesaing ketat Liverpool sebelumnya, hingga akhirnya mereka dikalahkan  Chelsea pada tengah pekan lalu,sehingga mustahil bagi Manchester City mengejar jarak 23 poin dari sisa 7 pertandingan di Liga Inggris.

Guardiola juga menjelaskan fokusnya saat ini adalah memperkuat skuat Manchester City untum musim depan. Diakuinya performa Manchester City menurun dibanding dua musim sebelumnya.

“Di dunia sepak bola, Anda mesti bisa hidup melihat masa depan. Jangan sekali-kali melirik satu mata ke masa lalu. Satu hal yang perlu dilakukan saat ini adalah terus belajar,” ujar Guardiola.

Sektor pertahanan menjadi pekerjaan besar juara Liga Inggris musim 2018/19 ini. Lihat saja, musim ini hingga pekan ke-31 mereka sudah kebobolan 33 gol. Padahal di musim sebelumnya mereka hanya kebobolan 23 gol saja.

Hal ini ini yang membuat banyak pihak menilai pertahanan Manchester City rapuh, terutama sejak ditinggalkan kapten mereka, Vincent Kompany yang memutuskan pensiun di akhir musim 2018/19.

“Saya pikir saya sudah tahu alasan kenapa performa kami menurun dan berusaha mencari jalan keluarnya musim depan,” jelas Guardiola yang mengaku saat ini masih berambisi kejar trofi Piala FA.