Shin Tae-yong. (FOTO: Ofisial PSSI)

Wacana pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong untuk menggelar pemusatan latihan di Korea Selatan ternyata dibahas dalam rapat oleh DPR RI dan Menpora.

Eks pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu, rupanya sempat ingin menggelar pemusatan latihan di negeri ginseng, namun ditolak oleh PSSI.

Hal ini juga membuat hubungan kedua belah pihak, menjadi memanas karena Shin Tae-Yong kemudian curhat ke media Korsel soal keinginannya yang tak terwujud itu.

Dilansir dari Indosport, anggota Komisi X DPR RI dan Menpora, Zainudin Amali kemudian membicarakannya pada Rapat Kerja Anggaran (RKA) dan Rapat Kerja Pemerintah (RKP) 2021.

Perhelatan ini dilakukan di Gedung Nusantara, Senayan, Rabu (24/06/20) silam. Hal ini disampaikan langsung oleh anggota Komisi X DPR RI asal Partai Demokrat, Yoyok Sukawi.

“Menpora kemarin bilang bahwa PSSI mestinya harus didukung karena ini akan membawa nama negara dan jangan sampai Timna sgagal” ujar pria yang juga menjadi CEO PSIS.

“Makanya kalau PSSI butuh anggaran berapa pun kami support. Menpora juga menyampaikan bahwa PSSI tak perlu khawatir soal dana.”

“Jadi Pak Menteri tidak ingin tidak berangkat pemusatan latihan ke Korea Selatan hanya karena masalah uang,” imbuh Yoyok.

Selain itu, Yoyok Sukawi juga mengklarifikasi masalah yang membuat PSSI tak memberangkatkan skuat Timnas U-19, ke Korea Selatan bukan karena masalah dana.

“Kemarin saya sampaikan sebenarnya bukan karena tidak punya duit, tetapi kami itu tidak mau pemain jadi jauh,” tuturnya.

“Apalagi besok Piala Dunia kan mainnya di sini, kecuali kalau Piala Dunia-nya di sana dan pemain Timnas butuh adaptasi,” ujar Yoyok.

“Yang kedua kontrolnya sulit di sana, misalnya ketua umum PSSI ingin memantau langsung pemusatan latihan Timnas.”

“Sehingga lebih ideal jika dilakukan di sini, selain masalah kesehatan yang juga cukup rentan,” pungkasnya.