Stadion Manahan Solo, salah satu venue Piala Dunia U-20 2021 (Sumber: Joss).
Stadion Manahan Solo yang terpilih sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 2021 kini menjadi sorotan publik, terutama setelah proses renovasinya rampung, publik tentu ingin mengetahui kondisi stadion ini.
Sejak proses renovasi yang mengeluarkan biaya Rp300 miliar rampung, Stadion Manahan Solo sudah diprediksi banyak orang akan terpilih sebagai salah satu tempat menggelar pertandingan Piala Dunia U-20 2021.
Dan benar saja, PSSI dan pemerintah memilih Stadion Manahan Solo sebagai salah satu stadion yang akan dipercaya untuk melangsungkan pertandingan sepak bola level dunia itu.
Stadion kebangaan Kota Solo ditemani Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar).
Lalu bagaimana kondisi sebenarnya Stadion Manahan Solo saat ini? Mengambil sumber dari Indosport, Stadion Manahan Solo saat ini masih tertutup untuk aktivitas publik karena pandemi virus corona yang masih menyerang Indonesia.
Lalu soal kondisi lapangan Stadion Manahan Solo, PSSI menunjuk dokter Rahayu untuk mengawasi rumput jenis Zoysia Japonica, yang harus mendapatkan perawatan maksimal agar kondisinya tetap baik.
Puluhan lampu modern juga sudah digunakan Stadion Manahan Solo, tercatat 40 buah lampu dari PT Teknik Prima Perkasa sudah terpasangan di stadion, yang semakin menambah nilai megah stadion.
Dengan semua fasilitas yang dimiliki Stadion Manahan Solo, tidak salah jika PSSI memilih stadion ini sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 2021, terutama karena pengalaman stadion ini dalam menggelar event-event internasional.
Seperti yang sudah kita ketahui, Stadion Manahan Solo merupakan salah satu kandang bagi Timnas Indonesia, setelah beberapa pertandingan digelar di stadion yang bersejarah ini.