Pelatih Brighton, Graham Potter. (FOTO: BT).

Pelatih Brighton and Hove Albion, Graham Potter, kini waspada jelang turun bertanding melawan Manchester United di lanjutan Liga Inggris yang memasuki pertandingan ke-32, Rabu (1/07/20) dini hari WIB. Ia takut bahwa kesaktian kandang di Amex Stadium hilang.

Pasalnya, Manchester United kalah di hampir semua pertandingan di stadion milik Brighton tersebut, sehingga sang tuan rumah berharap rekor tersebut tetap lestari di musim ini.

Lantaran rekor ini, Brighton menjadi salah satu tim yang paling vokal untuk bermain di kandang sendiri dalam lanjutan Liga Inggris musim 2019-2020.

“Saya bahagia bahwa kandang kami di Amex Stadium termasuk angker bagi Manchester United, kami akan bergantung pada rekor ini,” ujar Potter dilansir dari Mirror.

“Kami mesti meyakinkan para pemain bahwa mereka siap untuk bertanding, bertarung, dan berlari untuk bermain secara maksimal. Kami sudah bertemu dengan United pada musim ini dan kalah dengan skor 3-1 di pertemuan pertama.”

“Jadi kami tahu bahwa sejak pertama kami sudah tak 100 persen dan akan sulit bagi kami, tetapi sejarah memihak kami sebelumnya,” imbuh Potter.

Ia menambahkan bahwa ada keuntungan untuk bermain di kandang sendiri karena keriuhan penonton dalam menyambut klub.

Karena itulah, Brighton mampu tampil percaya diri dalam menghadapi pertandingan melawan tim top Liga Inggris.

“Keriuhan penonton akan datang dan menyadari bahwa Kamu adalah tim kuda hitam, sehingga akan memberi kami sedikit pandangan kala bermain melawan tim top,” ujar Graham Potter.

“Saya pikir banyak tim yang ingin bermain di kandang degan beberapa logistik dan perspektif yang telah diatur,” imbuhnya

Brighton and Hove Albion menjadi salah satu klub yang mampu langsung tampil apik di lanjutan Liga Inggris pasca pandemi virus corona. Mereka membuat tim seperti Arsenal dan Leicester City menjadi pesakitan.