Logo NBA.
NBA melakukan tes massal kepada 302 pemain jelang kembali dimulainya musim, dan dari hasil tes itu, 16 pemain NBA terkonfirmasi positif terjangkit virus corona
NBA dan National Basketball Players Association membenarkan bahwa terdapat 16 pemain NBA yang terjangkit virus corona, setelah tes massal pertama dilakukan dalam persiapan melanjutkan kompetisi.
Meski terdapat 16 pemain NBA yang positif virus corona, Adam Silver selaku komisioner NBA mengatakan semua pemain yang terjangkit virus itu, tidak menunjukkan gejala yang serius.
“Satu hal yang dapat kami pelajari dari virus corona ini  adalah virus tersebut sama sekali tidak bisa diperkirakan,” papar Komisaris NBA, Adam Silver dalam konferensi via telepon dengan National Basketball Players dikutip dari ESPN.
Ke-16 pemain NBA yang dinyatakan positif virus corona, kini harus menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing, hingga menjalani tes selanjutnya untuk mengetahui hasil lebih lanjut.
16 pebasket ini juga harus terus mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah Amerika Serikat, dengan menjaga jarak sosial dengan orang-orang terdekat mereka, ketika sedang menjalani isolasi mandiri.
Untuk nama-nama pebasket yang terjangkit virus corona, NBA hingga saat ini belum mau mengumumkannya dan besar kemungkinan tidak akan diumumkan, untuk menjaga kerahasiaannya.
Namun, terdapat tiga pemain yang sudah diketahui publik terjangkit virus corona, mereka adalah Malcolm Brogdon (Indiana Pacers) dan duo Jabari Parker dan Alex Len (Sacramento Kings).
NBA sendiri baru akan dilanjutkan kembali pada 30 Juli mendatang, setelah semua insan yang terlibat di NBA melakukan beberapa tes secara berkala.
Nantinya 22 tim bakal ikut berpartisipasi di Orlando, Florida ketika NBA dilanjutkan, setelah hasil tes menyatakan tidak ada pemain dan staf yang terdampak virus corona.