Target klub asal Surabaya, Persebaya Surabaya untuk menjuarai Liga 1 2020 terancam sirna, menyusul kabar bahwa pemain asing yang dimiliki enggan balik ke Indonesia.

Pasalnya, Indonesia masih dilanda pandemi virus corona, yang menyebabkan Liga 1 terhenti untuk sementara waktu.

Hal ini kemudian mempersulit peluang Persebaya untuk menjadi kampiun kompetisi sepak bola terakbar di Indonesia.

“Memang target kita dari awal kan sudah jelas juara. Tapi masalah target kita tetap tapi ke depannya tentu kita berkomunikasi, berdiskusi dengan manajemen.” Ungkap pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso dilansir dari Indosport pada Selasa (30/06/20).

Persebaya Surabaya pun kini merasa kesulitan menyusul pemain asing yang agaknya enggan kembali ke Indonesia karena tengah berada di negaranya masing-masing. Aji Santoso selaku pelatih berujar bahwa pihaknya sudah diberikan info tersebut.

Kendati demikian, soal kembalinya sang pemain ke Indonesia, Ia belum menghubungi manajemen klub lebih lanjut.

“Ya, saya memang dengar banyak yang tidak mau kembali karena situasi seperti ini,” imbuh Aji Santoso, yang sempat melatih Persela Lamongan ini.

Persebaya Surabaya memang cukup menggantungkan permainan pada legiun asing, misalnya David Da Silva yang sampai dikejar usai diputus kontraknya oleh Pohang Steelers.

Kemudian di lini tengah, ada pengumpan jitu asal Mali, Makan Konate yang direkrut dari Arema FC untuk musim ini.

Selain dua pemain tersebut, masih ada Aryn Williams dan Mahmoud Eid yang punya kemampuan bermain di atas rata-rata.

Tak hanya itu, kompetisi yang belum pasti dilaksanakan membuat Persebaya Surabaya kini tak punya bayangan soal rencana keberlangsungan kompetisi Liga 1 2020.

Lantaran hal tersebut, Persebaya tidak memiliki program latihan untuk menyambut kompetisi yang kabarnya bakal dilaksanakan pada September atau Oktober nanti.