Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp (kiri) dan Pep Guadiola, pelatih Man City (Sumber: Getty Images).
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memutuskan untuk merendahkan hati usai kembali disebut sebagai pelatih terbaik di dunia pada masa kini, usai membawa The Reds meraih gelar juara Liga Inggris musim 2019-20.
Klopp mendapat predikat pelatih terbaik di dunia, setelah mampu membangun Liverpool selama lima tahun terakhir ini, dari tim yang kesusahan menembus empat besar menjadi pesaing gelar.
Klopp percaya bahwa dalam sebuah prestasi yang diraih tim, tidak hanya peran pelatih yang harus disorot, melainkan juga peran orang lain di dalam tim, termasuk para pemain.
Dan jika berbicara tentang pelatih terbaik di dunia, Klopp masih menganggap Pep Guardiola sebagai pelatih terbaik di dunia pada saat ini, setelah apa yang dilakukan pelatih asal Spanyol itu bersama Manchester City.
“Saya tidak bisa melakukan apapun dengan gelar pelatih terbaik di dunia. Saya sadar jika digabungkan bersama dengan seluruh klub, kami adalah perpaduan pelatih yang sangat bagus, tetapi saya rasa Pep Guardiola tetap merupakan pelatih terbaik di dunia,” papar Jurgen Klopp dilansir dari Soccerway.
Baik, Klopp dan Guardiola sudah meraih sukses besar sejak keduanya sama-sama meninggalkan Jerman untuk pindah ke Inggris, di mana keduanya banyak meraih prestasi besar bersama klub mereka masing-masing.
Guardiola memenangkan treble gelar domestik pada musim lalu bersama Manchester City, dan bisa dibilang sudah memenangkan semua trofi di Inggris.
Berbeda dengan Guardiola, Klopp justru lebih dulu meraih prestasi di kompetisi internasional, setelah membawa The Reds memenangkan Liga Champions UEFA, Piala Super UEFA dan Piala Dunia Klub FIFA.
Namun, pada musim ini, Jurgen Klopp berhasil mempersembahkan gelar domestik pertamanya bagi Liverpool, dengan memberikan gelar liga pertama bagi klub dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.