Mohamed Salah tampak lesu usai pertandingan Liga Champions antara Liverpool vs Atletico Madrid (sumber: express.co.uk)

Penantian panjang Liverpool untuk menjadi juara Liga Inggris akhirnya terwujud pada Jumat (26/06/20) dinihari WIB. Kemenangan Chelsea atas Manchester City memuluskan jalan The Reds ke tangga juara.

Pada hari sebelumnya, Liverpool berhasil menang besar dengan skor 4-0 atas Crystal Palace, yang membuat koleksi poin mereka menjadi 86 poin. Kemenangan tersebut memberi tekanan tersendiri pada Manchester City.

Skuat Pep Guardiola tidak boleh kalah saat melawan Chelsea, apabila masih ingin tetap bersaing dengan The Reds hingga pertandingan selanjutnya, namun hasil pertandingan justru berbanding terbalik.

Kekalahan 2-1 yang diderita Manchester City di markas Chelsea membuat Mohamed Salah cs tidak bisa lagi dikejar. Setelah penantian panjang, Liverpool akhirnya resmi menyandang status juara Liga Inggris 2019-20.

Keberhasilan ini disambut meriah skuat Jurgen Klopp dan para pendukung Liverpool, yang kini bisa merayakan gelar liga pertama klub dalam 30 tahun terakhir, penantian teramat panjang yang dilalui The Reds.

Liverpool terakhir kali merasakan manisnya gelar juara liga pada musim 1989/1990, ketika Liga Inggris masih menggunakan format turnamen Divisi Satu.

Setelah itu semenjak Liga Inggris memasuki era Premier League, Liverpool selalu gagal untuk memenangkannya, di mana prestasi terbaik mereka adalah menjadi runner-up.

Namun, kini penantian itu sudah berakhir. Jordan Henderson akan segera mengangkat gelar Liga Inggris 2019-20 pada beberapa minggu mendatang dan menjadi gelar liga ke-19 bagi The Reds, sepanjang sejarah berdirinya klub.

Ya, tanpa bisa menghilangkan sejarah, gelar ini tetaplah trofi liga ke-19 yang diraih Liverpool. 1 di era Premier League dan 18 di era Divisi Satu.

Dengan berbagai rekor yang dibuat Liverpool pada musim ini, gelar ini memang sangatlah layak bagi mereka, sebuah pencapaian yang diraih berkat kerja keras.

Selamat Liverpool!