CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi berbicara soal penundaan Liga 1 2020 terkait penyebaran Virus Corona (sumber: goal.com)
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi berharap pemerintah dapat memberi jaminan kesehatan kepada para pemain, jika Liga 1 2020 dilanjutkan.
Mengingat virus corona merupakan penyakit yang mematikan, Yoyok Sukawi berharap ada pelayanan khusus untuk pemain, yang mempertaruhkan nasib mereka di sepak bola.
Yoyok Sukawi bahkan mengusulkan jaminan kesehatan ini, juga harus diberlakukan kepada semua atlet di Indonesia, tidak hanya para pesepakbola.
“Di era new normal, kami meminta Pak Menpora atau pihak pemerintah untuk memberi jaminan kesehatan bagi pemain,” kata Yoyok dikutip dari Indosport.com.
Yoyok Sukawi juga membantah kalau usulan ini demi menguntungkan beberapa pihak, seperti klub yang tidak ingin mengeluarkan jaminan kepada pemainnya.
“Jika ada pemain yang terkena Covid-19 itu kan cukup membahayakan bagi kariernya, sehingga kami ingin ada jaminan kesehatan,” tuturnya.
“Bukan untuk saya atau pihak klub, tetapi untuk pemain yang berlaga di lapangan,” pungkasnya.
Hingga sejauh ini, PSSI belum membuat keputusan lebih lanjut terkait Liga 1 2020, selain memastikan kompetisi akan dilanjutkan pada September atau Oktober mendatang.
Dalam persiapan yang sepertinya sedang disusun, PSSI diharuskan menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada semua klub.
Karena dikhawatirkan para pemain akan menjadi korban dari virus corona, mengingat angka kasus positif di Indonesia yang masih terus meningkat.