Stadion Jakabaring (Sumber: Inten News)

Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang bersiap diri setelah dipastikan bakal menjadi stadion untuk pagelaran kelas dunia, Piala Dunia I-20 yang bakal digelar 2021 mendatang.

Berpengalaman menggelar turnamen kelas dunia, Stadion Jakabaring bakal dipoles lagi agar memenuhi standar FIFA.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah menetapkan enam stadion di Indonesia yang bakal menjadi penyelenggara Piala Dunia U-20.

Keenam stadion itu adalah Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Jakabaring Palembang, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya ,Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali serta Stadion Si Jalak Harupat Bandung.

FIFA bakal kembali meninjau kesiapan enam stadion yang bakal menggelar turnamen bergengsi yang bakal diikuti oleh 24 negara. Tentunya semua fasilitas pendukung serta sarana infrastruktur di luar staduin juga menjadi pertimbangan.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan bahwa pihaknya akan segera berbenah sebelum FIFA melakukan peninjauan pada September mendatang.

Sarana pendukung menjadi perhatian utama, antara lain bandara, rumah sakit, sarana transportasi, serta sarana rekreasi.

“Yang jelas ruang pubik akan dipercantik, kami akan anggarkan dana dari APBD,” kata Ratu Dewa seperti dilansir dari Antaranews.

Tentunya, lanjut dia, terpilihnnya Palembang sebagai penyelenggara menjadi nilai tersendiri sekaligus penegasan bahwa Palembang adalah pilihan tepat karena memang sebelumnya juga pernah menjadi rumah Asian Games tahun 2018.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru juga menegaskan bahwa Stadion Jakabaring saat ini siap menggelar pertandingan berkelas dunia.

“Sumsel menjadi wakil tuan rumah di luar Jawa. Kita akan upgrade dan kita siapkan kelengkapan-kelengkapannya,” ujar Herman.

Seperti yang diminta FIFA, lanjut Herman, pihaknya juga sudah mempersiapkan 4 lapangan cadangan untuk latihan.

Meski demikian, soal pendanaan Herman mengakui memang ada kendala lantaran Pemprov Sumsel saat ini sedang fokus memerangi wabah COVID-19.

“Tapi saya yakin Pemeritah Pusat tidak tinggal diam dalam hal ini Kementerian PUPR, bahkan kita sendiri tentu sekuat tenaga untuk persiapkan keuangan bersama DPRD Provinsi dan Pemerintah Kota Palembang,” tutupnya.