Ilustrasi bulutangkis
Pelatih bulutangkis nomor ganda putra Indonesia, Herry IP tidak menyangkal jika dirinya pernah memberi beberapa masukan, yang menjadi basic dari motivasi M. Rian Ardianto/Daniel Marthin di Mola TV PBSI Home Tournament.
Wajar apabila orang bertanya-tanya tentang siapa dalang di belakang kebangkitan Rian/Daniel, setelah ganda putra itu tampil buruk di awal kejuaraan Mola TV PBSI Home Tournament.
Namun, ketika Mola TV PBSI Home Tournament memasuki hari kedua, Rian/Daniel berhasil bangkit dengan meraih hasil yang sangat memuaskan.
Rian/Daniel langsung meraih kemenangan mudah 21-12 dan 21-7 ketika berhadapan dengan Hendra Setiawan/Pramudya Kusumawardana, laga yang bisa dibilang tidak menyulitkan bagi keduanya.
Rian/Daniel lalu mengalahkan Marcus Gideon/M. Shohibul Fikri dengan skor 20-22, 21-19, 21-12 dan pada partai terakhir, keduanya mengalahkan Mohammad Ahsan/Leo Rolly Carnando dengan skor 21-19, 21-12.
Hasil memuaskan yang diraih Rian/Daniel pada hari kedua membuat keduanya menempati tempat ketiga di Mola TV PBSI Home Tournament, dan siapa yang menyangka bahwa Herry IP berada di balik kebangkitan keduanya.
“Saya memang kasih masukan ke mereka, harus ada yang bermain di depan, dipilih dong siapa yang bisa pancing bola, harus ada yang mengatur, jadi permainannya bisa hidup,” kata Herry IP dikutip dari situs resmi PBSI.
Herry IP kemudian membahas tentang semangat pantang menyerah yang dipunya oleh Rian/Daniel, sebuah perilaku yang menurut sang pelatih sangat penting di dunia bulutangkis.
“Bagusnya mereka walaupun belum bisa menerapkan di dua pertandingan pertama, tapi bisa bangkit dan membuktikan di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.
Perlu diketahui, Mola TV PBSI Home Tournament tidak berhenti sampai di sini karena sektor ganda campuran akan mulai digelar pada 1-3 Juli mendatang di Pelatnas Cipayung.