Jonathan Bauman. (FOTO: @aremaofficial)

Manajemen Arema FC menyiapkan sebuah kebijakan yang patut menjadi perhatian para pemain asing mereka di lanjutan Liga 1 2020 yang rencana digelar September atau Oktober mendatang.

Jonathan Bauman dan tiga ekspatriat milik Singo Edan nantinya bisa tergeser pemain asing baru jika tidak sepakat dalam renegosiasi kontrak.

Dilansir dari Indosport, hal itu dikemukakan Manajer Arema FC, Ruddy Widodo baru-baru ini. Renegosiasi kontrak ini juga jadi wacana PSSI dalam melanjutkan kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional, selain soal pemusatan semua lagi di Pulau Jawa.

“Kami sudah menyiapkan rencana lain jika ada yang tidak sepakat dengan renegosiasi kontrak. Namun kami masih menunggu keputusan akhir PSSI maupun LIB soal regulasi itu. Apakah tetap 50 persen atau bagaimana,” kata Ruddy Widodo.

Sejauh ini manajemen klub juga sudah mengkomunikasikan perihal renegosiasi kontrak kepada Jonathan Bauman, Elias Alderete (Argentina), Matias Malvino (Uruguay), dan Oh In-Kyun (Korea Selatan). Namun belum ada pernyataan resmi dari penggawa asing itu.

“Nantinya kami akan memberi kesempatan bernegosiasi soal ini sampai tiga kali. Apabila masih buntu, ya sudah kami harus mencari penggantinya,” tegas Ruddy Widodo.

Renegosiasi kontrak ini juga nantinya berlaku bagi posisi kepelatihan Arema FC. Sebab di sana ada Mario Gomez sebagai pelatih kepala yang berasal dari Argentina, lalu Marcos Gonzales (Argentina) serta Felipe Americo (Brasil) di staf kepelatihan.

Adapun klub berjuluk Singo Edan ini sementara berada di peringkat ke-12 klasemen Liga 1 2020. Skuad asuhan Mario Gomez baru meraih satu kemenangan dan dua kali kalah sebelum kompetisi dihentikan